Gambar teknik adalah media komunikasi yang sering dijumpai di bidang teknik. Baik itu jurusan teknik sipil, arsitektur, teknik elektro, teknik industri, teknik mesin dan teknik lainnya yang membutuhkan informasi detail dan presisi.

Istilah-istilah lain yang digunakan untuk penyebutan gambar teknik adalah GAMTEK (Gambar Teknik) atau gambar kerja (shop drawing). Maksud dan tujuan gambar teknik tetap sama, hanya berbeda penyebutannya saja.

Apa itu Gambar Teknik ?

Gambar teknik adalah media komunikasi yang memberikan informasi dalam tampilan, simbol, bentuk, letak, ukuran dan sistem kerja yang dituangkan dalam sebuah gambar dengan standar tertentu dan telah disepakati bersama agar pelaksanaan dilapangan dapat berjalan baik dan benar sesuai apa yang diharapkan.

Tentunya semua orang yang terlibat harus memahami cara membaca gambar teknik yang baik dan benar. Sehingga tanpa harus dijelaskan, hanya dengan membaca gambar teknik tersebut, orang tersebut sudah memahami dan melakukan pekerjaan dengan baik dan benar.

Desain Grafis sebagai Peluang Bisnis Informasi Perpustakaan

Sifat Gambar Teknik

Terdapat ketentuan baku dalam membuat gambar teknik agar pihak terkait dapat membaca dan menerjemahkan dengan maksud dan tujuan yang sama dalam pengerjaannya. Ketentuan baku gambar teknik dilekatkan pada sifat gambar teknik sebagai berikut.

1. Komunikatif

Gambar teknik yang baik dapat memberikan informasi-informasi penting yang mudah dimengerti siapapun yang membacanya. Dalam memberikan informasi seperti dimensi, simbol, jenis garis, potongan, detail dan lainnya dibuat tidak berlebihan dan mudah dimengerti.

2. Normatif

Gambar teknik juga harus dibuat sesuai aturan yang berlaku, baik itu aturan internal maupun internasional. Ketebalan garis, jenis garis, simbol, jenis font, ukuran font, tata letak dan lainnya harus normatif atau sesuai aturan yang berlaku.

3. Akurat

Pemberian informasi dimensi wajib benar dan tidak boleh ada kesalahan. Kesalahan kecil seperti salah dalam penulisan angka dimensi dapat berakibat fatal seperti rework atau pengerjaan ulang. Maka dari itu untuk membuat gambar teknik dituntut untuk selalu presisi & tepat dalam pembuatannya.

4. Terukur

Gambar teknik merupakan visualisasi dari gambar sebenarnya. Gambar teknik merupakan kumpulan dari berbagai sisi dan detail dari sebuah objek produk atau bangunan. Dalam sebuah gambar teknik biasanya terdapat skala atau perbandingan dari aktual objek atau bangunan yang dikerjakan.

5. Efektif

Dengan adanya gambar teknik membuat pengerjaan lebih efektif. Pekerjaan di lapangan tidak berdasarkan angan-angan atau pengalaman melainkan berdasarkan informasi yang didapatkan dari gambar teknik. Hal ini juga membantu untuk terhindar dari konflik perbedaan konsep pengerjaan, karena semua prosedur pengerjaan sudah tertuang di gambar teknik.

Fungsi Gambar Teknik

Gambar teknik bisa disebut juga dengan bahasa teknik. Jika gambar dibuat berdasarkan standar Internasional maka orang dengan berbagai negara akan dapat mengerti gambar teknik yang dimaksud. Berikut ini adalah beberapa standar yang digunakan untuk penomoran, penulisan, pengelompokan, pengelasan, penserian sebuah material.

  • DIN (Deutsches Institut fur Normung)
  • NEN (Netherland Engineering Norm)
  • JIS (Japanese Industrial Standard)
  • AISI (American Iron and Steel Institute)
  • ASTM (American Society for Testing Material)
  • SNI (Standard Nasional Indonesia)

Standar gambar diatas digunakan untuk menghindari salah paham dalam komunikasi bahasa teknik. Biasanya tiap produsen material memiliki standar sendiri.

Sedangkan fungsi gambar teknik adalah sebagai berikut:

1. Media Informasi

Gambar teknik memiliki fungsi sebagai media komunikasi dari ide dan gagasan perancang dan dituangkan dalam sebuah gambar dan gambar tersebut dimengerti oleh berbagai pihak dan dibuat sebagai acuan dalam proses perencanaan, perancangan, pembuatan, perakitan dan pemasangan dari objek yang dikerjakan.

Di dalam gambar kerja akan dijelaskan secara detail mulai bahas material, ukuran barang, letak barang dan proses pengerjaannya.

2. Dokumentasi

Berbeda jika bekerja tanpa adanya gambar teknik dan hanya berdasarkan perintah. Jika terjadi sesuatu maka akan kesulitan untuk membenahi permasalahan tersebut karena tidak ada gambar teknik yang terdokumentasi dengan baik.

Setiap gambar teknik harus terdokumentasi dengan baik sebagai acuan pengerjaan. Jika terjadi permasalahan dilapangan, gambar teknik bisa direview dan dikoreksi jika terjadi kesalahan. Tentu saja gambar teknik bisa direview apabila sudah terdokumentasi dengan baik dan tidak hilang historinya.

3. Acuan Bekerja

Pelaksana dilapangan banyak yang memiliki pengalaman diatas 5 tahun dan sudah senior dibidangnya. Tetapi banyak juga yang merasa sudah senior bekerja berdasarkan pengalamannya dan bukan berdasarkan prosedur kerja.

Fungsi dari gambar teknik adalah sebagai acuan bagi setiap pekerja untuk bekerja berdasarkan perintah yang terdapat di gambar teknik. Hal ini tentunya untuk meminimalisir kesalahan yang diakibatkan karena bekerja diluar prosedur perusahaan.

Jenis Gambar Teknik

Gambar teknik terbagi menjadi beberapa jenis. Beberapa bidang pekerjaan seperti arsitektural dan sipil memiliki perbedaan penyebutan jenis gambar teknik tetapi intinya sama. Beikut ini adalah jenis-jenis gambar teknik yang digunakan dalam dunia fabrikasi.

1. General Drawing

General drawing adalah gambar teknik yang memberikan informasi tampilan utuh sebuah objek yang akan dikerjakan. Biasanya terdapat informasi berupa letak, jumlah elevasi, luas bangunan dan informasi umum terkait proyek bangunan yang akan dibangun.

2. Layout Plan

Layout plan adalah gambar teknik dengan visualisasi tampak dari atas. Orientasi gambar berdasarkan arah mata angin. Jika yang dikerjakan bangunan bertingkat, maka layout plan dibuat berdasarkan elevasi atau tingkat bangunan tersebut.

3. Shop Drawing

Shop drawing adalah gambar yang digunakan sebagai acuan teknis pelaksanaan dilapangan. Informasi-informasi seputar instalasi, prosedur pengerjaan, dan lainnya.

Jika layout plan merupakan visualisasi keseluruhan bangunan tampak dari atas, maka shop drawing hampir sama dengan itu, hanya saja yang ditampilkan adalah lebih spesifik.

Misalkan shop drawing beam yang berisi khusus pemasangan beam pada elevasi itu saja. Jadi shop drawing bisa dibagi berbagai macam seperti shop drawing beam, brace, deck plate, wing plate, support plate dan lainnya.

4. Assembly Drawing

Assembly drawing adalah gambar teknik yang menjadi acuan untuk merangkai sebuah barang. Misalkan membuat sebuah tangga maka ada beberapa jenis item yang masuk dalam assembly drawing seperti tiang penyangga dan besi pijakan. Kemudian ada prosedur pengerjaannya seperti di las atau memakai mur baut untuk menyatukannya.

Dalam gambar teknik ini diberikan informasi dengan jelas untuk pengerjaan assembly. Jika dibutuhkan maka ditampilkan potongan (section) dari berbagai orientasi yang dibutuhkan seperti tampak atas, bawah, kanan, kiri atau belakang.

5. Cutting Sheet

Cutting sheet adalah gambar yang digunakan untuk proses pemotongan yang nantinya item tersebut digunakan di assembly drawing atau shop drawing.

Cutting sheet ini juga menjadi acuan untuk membentuk sebuah item. Perlakuan seperti memotong , bending, rolling plat harus sesuai dengan gambar teknik cutting sheet.

Cutting sheet ini biasanya terbagi menjadi 3 jenis digolongkan dengan jenis materialnya, yaitu plat, pipa dan shape item (beam, channel, hollow, angle, dll)

Siapa Yang Membuat Gambar Teknik ?

Profesi yang memiliki jobdesk khusus membuat gambar teknik adalah drafter. Drafter umumnya membantu pekerjaan arsitek atau engineer untuk membuat gambar teknik sesuai keinginan mereka.

Seorang drafter harus memiliki kemampuan untuk menggunakan software untuk membuat gambar teknik. Selain kemampuan software, drafter juga harus memiliki pengetahuan akan simbol, jenis, sifat potongan, dan lainnya terkait dengan pembuatan gambar teknik.

Software Gambar Teknik

Software yang paling sering digunakan dan wajib digunakan adalah AutoCAD. AutoCAD adalah software yang paling umum digunakan untuk membuat gambar teknik.

Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk membuat gambar teknik membutuhkan software-software lain seperti Tekla, PDMS, REVIT, ARCHICAD dan lainnya yang memiliki keunggulan khusus di bidangnya.